Rabu, 13 Maret 2013

0 ibu vs pacar


-Pacarnya sakit khawatir, IBU sakit
cuek
-Pacarnya Ultah kadoin, IBU Ultah
bodo amat
-Pacarnya belom makan ditanya,
IBU belom makan biasa aja
-Pacarnya marah sedih, IBU marah
bales marah
-Butuh pacar setiap waktu, butuh
IBU kalo ada maunya
-Lagi seneng sama pacar, lagi susah
sama IBU
-Pacarnya nangis ditenangin, IBU
nangis cuek gilaa
Tapi giliran begini :
-Gak punya uang buat jalan sama
pacar ? Minta ke IBU
-Gak ngerti tugas sekolah ? Nanya
sama IBU
-Lagi sakit manggil ? IBU
-Lagi sedih ke ? IBU
-Dimarahin AYAH ngadu ke ? IBU
-Minta apa aja bilangnya ? Ke IBU
-Giliran IBU meninggal baru ?
NANGIS !
KEJAM gak si KAYA gitu sama IBU ?
KEJAM BANGET ! Coba inget waktu
kalian masih kecil ! Siapa yang
ngemanjain kalian banget ? IBU
Siapa yang ada pas kita sakit ? IBU
Siapa yang bersihin kotoran kita ?
IBU
Siapa yang selalu setia merawat
kita ? IBU
Siapa yang paling khawatir pas
kalian kesusahan ? IBU
Siapa yang sabar sama sifat kalian ?
IBU
Siapa yang terima kalian apa
adanya ? IBU
Coba lihat sikap baik IBU ! Nah
PACAR mana mau ?
-pacar, kalian sakit ? Bodo amat !
-pacar, bersihin najis kalian ? Siapa
lo siapa gue !
-pacar, merawat kalian ? Hidup gue
susah rawat lo ! CAPE DEH !
-pacar, khawatir sama kalian ?
Khawatir ? Hello gue gak ada yang
ngekhawatirin !
-pacar, sabar dengan sifat kalian ?
Ih KURANG AJAR lo !
-pacar, terima kalian apa adanya ?
Ih jelek, Ih cacat ! Masa pacar gue
begini OGAH ! Sadari sifat pacar
kalian sebenernya seperti diatas !
Gak ada makhluk yang special
kecuali IBU

ibu adalah segalanya jgn sampai
kita melupakan ibu ,karena ibu
telah banyak berkorban untuk kita
dari kecil hingga besar dari yang
tidak bisa mengucapkan huruf A
sampai bisa membuat kata-kata






Di Posting Oleh Unknown, Pada 05.03 dan 0 komentar

Selasa, 12 Maret 2013

0 mampir dulu di blog saya,,,,BACA YAK

0 Filsuf mtjt

Pernah agan Anda berpikir
1. Mengapa PLUS di kali PLUS
hasilnya PLUS?
2. Mengapa MINUS di kali PLUS
atau sebaliknya
PLUS di kali MINUS hasilnya
MINUS?
3. Mengapa MINUS di kali MINUS
hasilnya PLUS?
Hikmahnya adalah:
(+) PLUS = BENAR
(-) MINUS = SALAH
Spoiler for Pertamax
Mengatakan BENAR terhadap
sesuatu hal yang BENAR adalah
suatu tindakan yang BENAR.
Rumus matematikanya :
+ x + = +

Mengatakan BENAR terhadap
sesuatu yang SALAH, atau
sebaliknya mengatakan SALAH
terhadap sesuatu yang BENAR
adalah suatu tindakan yang
SALAH
Rumus matematikanya :
+ x - = -
- x + = -
Spoiler for Ketigax
Mengatakan SALAH terhadap
sesuatu yang SALAH adalah
suatu tindakan yang BENAR
Rumus matematikanya :
- x - = +






Di Posting Oleh Unknown, Pada 19.30 dan 0 komentar
http://bursalagu.com/





Di Posting Oleh Unknown, Pada 16.41 dan 0 komentar
Bagi penggemar tanaman atau yang memiliki hobi berkebun, seringkali menemukan binatang yang menjengkelkan, dimana dedaunan muda yang tumbuh segar, 
menjadi tak beraturan dan bolong-bolong bahkan habis dan tinggal tangkainya saja. Ternyata setelah kita perhatikan ada hewan yang biasanya berwarna 
hijau, sehijau dedaunan untuk kamu flase, binatang tersebut adalah ulat.
ulat daun

Ulat adalah salah satu binatang yang sangat rakus dalam melahap hijaunya dedaunan tanaman yang kita sayangi. Rasa marah yang sangat bila kita jumpai 
tanaman kesayangan kita telah habis dedaunannya, bahkan hanya tinggal ranting-ranting saja. Sedih dan marah rasanya karena usaha kita terasa terampas 
begitu saja karena ulah sang ulat.
Dibalik kekesalan dan rasa marah, pernahkah kita mencoba untuk melihat atau sedikit tertegun mengernyitkan dahi atas ulah sang ulat tersebut atau 
sebaliknya kita membunuhnya untuk melampiaskan kekesalan hati, setega itukah?
Hasil yang diakibatkan oleh ulah sang ulat memang sangat mengesankan bila dibanding dengan wujud ulat yang lemah dan lunak tubuhnya.
Melihat dari akibat yang dihasilkan maka dapat kita katakan bahwa karakter ulat adalah pekerja keras dalam menggunduli dedaunan tanaman kita, 
seakan-akan mereka seperti dikejar deadline dan harus buru-buru untuk menyelesaikan. Hasilnya sangat mengesalkan sekali buat kita, yaitu tanaman yang 
gundul dalam waktu yang relatif singkat dan sekali lagi sungguh mengesankan.
Dalam menjalani misinya sang ulat tak membiarkan sedikit waktu terbuang. Sang ulat baru berhenti ketika sampai pada saat yang ditentukan dimana ia harus 
berhenti makan untuk menuju ke dalam kondisi puasa yang keras. Puasa yang sangat ketat tanpa makan tanpa minum sama sekali, dalam lingkupan 
kepompong yang sempit dan gelap.
ulat daun

Pada masa kepompong ini terjadi sebuah peristiwa yang sangat menakjubkan, masa dimana terjadi transformasi dari seekor ulat yang menjijikkan menjadi 
kupu-kupu yang elok dan indahnya dikagumi manusia. Sang kupu-kupu yang terlahir seakan-akan menjadi makhluk baru yang mempunyai perwujudan dan 
perilaku yang baru dan sama sekali berubah.
Haruskah kita membiarkan begitu saja sebuah peristiwa yang sangat indah dan mengesankan ini, tentu tidak. Sebenarnya kita patut malu bila melihat tabiat 
ulat yang pekerja keras. Ulat seakan tak mempunyai waktu yang terluang dan terbuang sedikitpun. Waktu yang tersedia adalah waktu yang sangat berharga 
bagi ulat untuk menggemukkan badan sebagai persiapan menuju sebuah keadaan dimana diperlukan energi yang besar yaitu masa kepompong, seakan dikejar- 
kejar oleh deadline sehingga sang ulat tak pernah beristirahat ejenakpun untuk terus melahap dedaunan.
Berpacunya sang ulat dengan waktu, ternyata disebabkan sang ulat telah mempunyai sebuah tujuan yang sangat jernih dan jelas yaitu mengumpulkan semua 
potensi yang ada untuk menghadapi satu saat yang sangat kritis yaitu masa kepompong, dimana pada masa kepompong tersebut dibutuhkan persiapan yang 
prima. Datangnya masa kepompong adalah sebuah keniscayaan, maka sang ulat mempersiapkan dengan kerja keras untuk menghadapinya.
Sebuah persiapan diri dengan kerja keras dilakukan juga pada hewan- hewan yang mengalami musim dingin.Dimana untuk menghadapi masa sulit di musim 
dingin, banyak hewan yang melakukan hibernasi selama musim dingin di gua-gua atau liang-liang, agar terhindar dari ganasnya musim dingin. Agar tubuh tetap 
hangat dan tersedianya energi maka sebelum menjelang musim dingin, hewan-hewan tersebut akan menumpuk lemak sebanyak-banyaknya di dalam tubuhnya, 
untuk dipakai sebagai bekal dalam tidur panjangnya.
Lalu coba kita berkaca dan mereview diri kita, adakah semangat yang luar biasa selayaknya ulat yang telah menggunduli dedaunan, bukankah sebuah masa 
depan dan tanggung jawab yang begitu beratnya harus kita pikul dan tunaikan. Namun kita terbuai dan masih sering suka bermain- main, selayaknya tertipu 
oleh permainan yang sangat melenakan.
Masa-masa dalam kehidupan kita sebagai individu atau kelompok, pasti tak akan pernah luput dari masa yang menyenangkan dan kemudian digantikan 
masa-masa yang sulit, itu adalah sebuah kepastian, sepasti bergantinya musim hujan disongsong oleh musim kemarau yang memayahkan.
Janganlah kita terlena bahkan kalah dengan hewan yang bernama ulat yang mempunyai etos kerja unggul dan memiliki pola pandang yang jauh ke depan yang 
meniti masa depan tersebut dengan kerja keras, karena masa depan dengan kesulitan dan cobaan itu pasti akan datang dan menghampiri kita, maka persiapan 
yang matang dan kerja keras yang mampu menolong kita dan bukan kemalasan dan menunda-nunda pekerjaan.







Di Posting Oleh Unknown, Pada 16.35 dan 0 komentar